Monday, June 9, 2014

Penyakit Penyebab Kebutaan : Katarak

KATARAK
A.    Pengertian Katarak
Katarak adalah penurunan progresif kerjernihan lensa. Lensa menjadi keruh, atau berwarna putih abu-abu, dan ketajaman penglihatan berkurang. (Elizabeth J. corwin.2000) .
Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya. Dalam perkembangan katarak yang terkait dengan usia penderita dapat menyebabkan penguatan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi, menguning secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru. Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika tidak diobati. Kondisi ini biasanya memengaruhi kedua mata, tapi hampir selalu satu mata dipengaruhi lebih awal dari yang lain.


B.     Penyebab Katarak
Seiring usia, fleksibilitas mata mengalami penurunan, begitpula dengan ketebalan dan kejernihan mata. Lensa terdiri dari air dan serat protein. Dengan bertambahnya usia, komposisi mata mengalami perubahan dan struktur serat protein mengalami penurunan. Katarak berkembang karena berbagai sebab, seperti :
1.      Kontak dalam waktu lama dengan cahaya ultra violet.
2.      Efek sekunder dari penyakit seperti diabetes dan hipertensi.
3.      Degeneratif (ketuaan), biasanya dijumpai pada katarak senilis dikarenakan proses degenerasi atau kemunduran serat lensa karena proses penuaan dan kemungkinan besar menjadi menurun penglihatanya.trauma (dapat terjadi lebih awal), mereka biasanya akibat denaturasi dari lensa protein.
4.      Defek kongenital, salah satu kelainan heriditer sebagai akibat infeksi virus prenatal) dan katarak developmental terjadi pada tahun-tahun awal kehidupan sebagai akibat dari defek kongenital. Kedua bentuk ini mungkin disebabkan oleh faktor herediter, toksis, nutrisional, atau proses peradangan
5.      Trauma, contohnya terjadi pada katarak traumatika, seperti trauma tembus pada mata yang disebabkan oleh benda tajam/tumpul, radiasi (terpapar oleh sinar –X atau benda-benda radioaktif).
6.      Beberapa obat dapat menginduksi perkembangan katarak, seperti kortikosteron dan Seroquel.

C.    Klasifikasi Katarak
1.      Katarak Senilis
Katarak senilis adalah semua kekeruhan lensa yang terdapat pada usia lanjut, yaitu usia di atas 50 tahun. Pada katarak senil akan terjadi degenerasi lensa secara perlahan-lahan. Tajam penglihatan akan menurun secara berangsur-angsur  hingga tinggal proyeksi sinar saja. Katarak senil merupakan katarak yang terjadi akibat terjadinya degenerasi serat lensa karena proses penuaan.
2.      Katarak Kongenital
Katarak kongenital merupakan kekeruhan lensa yang didapatkan sejak lahir, dan terjadi akibat gangguan perkembangan embrio intrauterin. Katarak kongenital yang terjagi sejak perkembangan serat lensa terlihat segera setelah bayi lahir sampai usia 1 tahun. Katarak ini terjadi karena gangguan metabolisme serat-serat lensa pada saat pembentukan serat lensa akibat gangguan metabolisme jaringan lensa pada saat bayi masih di dalam kandungan.
3.      Katarak traumatik
Katarak traumatik adalah katarak yang terjadi akibat trauma lensa mata, serta robekan pada kapsul sebagai akibat dari benda tajam. Apabila terjadi lubang yang besar pada kapsul lensa, maka humor akuosus akan masuk ke dalam lensa dan menyebabkan penyerapan lensa, serta menyebabkan uveitis ( peradangan pada uvea ).
4.      Katarak komplikata
Katarak komplikata terjadi akibat gangguan keseimbangan susunan sel lensa faktor fisik atau kimiawi sehingga terjadi gangguan kejernihan lensa. Katarak komplikata dapat terjadi akibat iridosiklitis, miopia tinggi, abalasi retina dan glaukoma. Katarak komplikata dapat terjadi akibat kelainan sistemik yang akan mengenai kedua mata atau kelainan lokal yang akan mengenai satu mata.
5.      Katarak juvenil adalah katarak yang terlihat setelah usia 1 tahun dapat terjadi karena lanjutan katarak kongenital yang makin nyata, penyakit lokal pada satu mata,seperti akibat uveitis anterior, glaukoma, ablasi retiana, miopia tinggi, ftsis bulbi, yang mengenai satu mata dan penyakit sistemik, seperti diabetes, hipoparatiroid, dan miotonia distrofi,yang mengenai kedua mata akibat trauma tumpul ataupun tajam. Biasanya katarak juvenil ini merupakan katarak yang didapat dan banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor.

D.    Gejala terjadinya Katarak
Katarak biasanya tumbuh secara perlahan dan tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tahap awal kondisi ini hanya akan mempengaruhi sebagian kecil bagian dari lensa mata anda dan mungkin saja tidak akan mempengaruhi pandangan anda. Saat katarak tumbuh lebih besar maka noda putih akan mulai menutupi lensa mata dan mengganggu masuknya cahaya ke mata. Pada akhirnya pandangan mata anda akan kabur dan mengalami distorsi. Tanda dan gejala katarak antara lain:
1.          Pandangan mata yang kabur, suram atau seperti ada bayangan awan atau asap.
2.          Sulit melihat pada malam hari
3.          Sensitif pada cahaya
4.          Terdapat lingkaran cahaya saat memandang sinar
5.          Membutuhkan cahaya terang untuk membaca atau ketika beraktifitas
6.          Sering mengganti kacamata atau lensa kontak karena ketidaknyamanan tersebut
7.          Warna memudar atau cenderung menguning saat melihat
8.          Pandangan ganda jika melihat dengan satu mata
9.          Kadang katarak menyebabkan pembengkakan lensa dan peningkatan tekanan di dalam mata (glukoma) yang bisa menimbulkan rasa nyeri.

E.     Faktor Risiko Terkena Mata Katarak
Faktor risiko yang dapat meningkatkan peluang terkena katarak antara lain :
1.         Usia
2.         Diabetes
3.         Sejarah keluarga dengan katarak
4.         Pernah mengalami cedera atau radang pada mata
5.         Pernah mengalami operasi mata
6.         Penggunaan corticosteroids dalam jangka waktu lama
7.         Terkena sinar matahari secara berlebihan
8.         Terkena radiasi ion
9.         Merokok

F.     Pencegahan & Pengobatan Katarak
a.         Pencegahan Katarak
Langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kemungkinan terkena katarak antara lain :
     Jangan merokok
     Makan makanan dengan gizi seimbang
     Lindungi mata anda dari pancaran sinar matahari
     Menjaga kesehatan tubuh secara umum
b.         Pengobatan Katarak
     Bantuan kacamata
     Pembedahan : Pengangkatan lensa  & Penggantian lensa dengan lensa buatan.