Monday, June 9, 2014

Instrumen Identifikasi Anak Hiperaktif

LANDASAN TEORI
          Menurut APA ( American Psychiatric Association, 1987 ) “To discribe the behavioral pattern exhibited by children and adolescents attention, impulse control, and the regulation of motor activity in response to situational demands (dalam Annasto Paulus, 1995). Hiperaktif merupakan gambaran dari pola perilaku yang ditunjukkan anak-anak dan remaja dengan kelemahan perkembangan pada aspek kemampuan memperhatikan, kotrol perilaku, respon aktivitas yang berlebihan untuk situasi tertentu.

Dalam membuat instrumen identifikasi anak hiperaktif mengacu pada pendapat coleman (1988 ) dan didukung dari pendapat-pendapat lain seperti Rosen (1992),  Silver (1992) dan DSM V.
 Coleman (1988 ) mengemukakan perilaku yang berhubungan dengan hiperaktif yaitu
1.    Sulit untuk berkonsentrasi ( trouble concentrating )
2.    Waktu memperhatikan pendek ( short attention spans )
3.    Mengganggu ( Distractibility )
4.    Kontrol perilaku rendah ( stubbornness )
5.    Menentang otoritas ( Negativism )
6.    Depresi
7.    Sosial emosi tidak masak  ( social and emotional immaturity )
8.    Mudah frustasi ( easily frustrated )
9.    Agresif
10.     Nampak giat, semangat ( energetic )
11.     Cepat bereaksi ( Reactive )
12.     Menyenangkan masyarakat ( socially comfortable )
13.     Lupa sekitarnya ( Oblivious ), ini yang dapat menyebabkan masalah-masalah pribadi.

Rosen ( 1992 ) mengemukakan perilaku yang berhubungan dengan hiperaktif yaitu
1.    Tidak disiplin
2.    Dalam memberikan respon tidak pantas
3.    Berbicara terus
4.    Meninggalkan tempat duduknya
5.    Mengganggu di dalam kelas
Silver ( 1992 ) mengemukakan perilaku yang berhubungan dengan hiperaktif yaitu
1.    Gelisah, resah
2.    Gerakan konstan
3.    Melamun ( Daydreaming )
Pada DSM V gejala hiperaktif dan impulsif dijadikan satu yaitu
1.    Sering gelisah dengan mengetuk-ketukkan tangan atau kaki, atau duduk tidak tenang.
2.    Sering meninggalkan kursi dalam situasi yang seharusnya tetap duduk, (misalnya meninggalkan tempatnya keluar dari kelas, tempat kerja atau dalam situasi lain yang diharuskan untuk tetap tinggal di tempat itu).
3.    Sering berlari-lari kesana-kemari atau memanjat-manjat ketika berada dalam situasi yang tidak sesuai untuk melakukan hal tersebut (NB. Pada remaja yang lebih tua atau orang dewasa mungkin terbatas pada gerak-gerak perasaan gelisah)
4.    Sering tidak mampu bermain atau melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan waktu senggang secara tenang tanpa kegelisahan.
5.    Sering “selalu dalam keadaan siap bergerak” bertingkah seolah-olah “digerakkan oleh mesin” (misalnya tidak mampu tenang atau tidak nyaman untuk berdiam diri/ tenang untuk waktu yang cukup lama, misalnya di restoran, dalam pertemuan-pertemuan yang mungkin dianggap orang lain sebagai kegelisahan atau sesuatu yang tidak dapat diterima orang lain)
6.    Sering bercakap berlebihan
7.    Sering memberikan jawaban secara tiba-tiba sebelum suatu pertanyaan selesai diucapkan (menyelesaikan kalimat yang disiapkan orang lain, yang diucapkan temannya, tidak mampu menungu waktu yang tepat unruk menjawab pertanyaan)
8.    Sering mengalami kesulitan dalam menanti gilirannya (misalnya ketika antri)
9.    Sering menyela atau memaksakan pendapat kepada orang lain (misalnya, memotong percakapan, permainan atau kegiatan-kegiatan lain; mungkin dimulai dengan memakai barang-barang orang lain tanpa ijin pemiliknya, bagi remaja yang lebih tua atau orang dewasa dapat menyela atau mengambil alih apa yang sedang dikerjakan orang lain)
Menurut DSM V jika setidaknya ada 5 gejala tersebut yang bisa diamati selama kurang lebih 6 bulan maka anak positif hiperaktif dan impulsif.

Untuk membuat instrumen identifikasi anak hiperaktif, kami mengumpulkan beberapa pendapat ahli yang mendukung pendapat coleman ( 1988 ) yaitu
1.      Rosen (1992) mendukung pendapat coleman ( 1988 ) dengan perilaku berbicara terus menerus ( waktu memperhatikan pendek ), mengganggu didalam kelas ( lupa sekitarnya, maksudnya anak tidak menyadari waktu dan tempat ) , dalam memberikan respon tidak pantas ( berbicara kotor di kelas ).
2.      Silver ( 1992 ) mendukung pendapat coleman ( 1988 ) pada gelisah, resah ( depresi ).
3.      DSM V mendukung pendapat coleman ( 1988 ) pada sering gelisah dan mengetuk-ngetuk meja, dan sering bercakap berlebihan ( waktu memperhatikan pendek )



















PEMBAHASAN
A.   Pelaksanaan Observasi
Hari, Tanggal  : Senin, 21 April 2014
Pukul               : 16.00-17.00 WIB
Tempat            : Masjid Jami’- Al Hidayah, Suronandan, Madegondo, Grogol,    
                       Surakarta

B.   Identitas Subyek
Nama                                       : E N                           
Tempat, Tanggal Lahir            : Surakarta, 15 Maret 2003
Jumlah Saudara                       : 2 bersaudara
Kelas                                       : 4 SD
Sekolah                                   : SD Islam Bhakti 1 Joyotakan
Alamat                                    : Karanglu

C.   Alat Identifikasi Hiperaktivitas
Berikut ini merupakan instrumen identifikasi anak hiperaktif:
Aspek
Indikator
Butir Indikator
Ya
Tidak
Hiperaktif
1.    Sulit untuk berkonsentrasi

2.    Waktu memperhatikan pendek


3.    Mengganggu




4.    Kontrol perilaku  rendah



5.    Bersikap Keras Kepala

6.    Menentang Otoritas



7.    Depresi


8.    Sosial Emosi tidak masak

9.    Mudah Frustasi


10.  Agresif

11.  Nampak Giat dan Semangat


12.  Cepat Bereaksi


13.  Menyenangkan masyarakat
14.  Lupa sekitarnya
1.1 Sering mengetuk-ngetukmeja
1.2 Susah menangkap pelajaran

2.1 Sering mengajak ngobrol    
      teman
2.2 Berbicara terus menerus
2.3 Sering melamun

3.3 Bertindak semaunya
3.2 Sering mengganggu teman
3.3 Sering mencari perhatian
3.4 Sering membuat kekacauan

4.1 Aktivitas berlebihan
4.2 Sering berlari-lari
4.3 Bergerak berlebihan selama tidur

5.1 Keras kepala


6.1 Sering melanggar peraturan
6.2 Suka membantah guru
6.3 Sering membolos
6.4 Sering terlambat

7.1 Gelisah
7.2 Cemas

8.1 Mudah tersinggung
8.2 Mudah marah

9.1 Mudah putus asa
9.2 Sering Mengeluh

10.1 Agresif

11.1 Berbicara berlebihan
11.2 Selalu ingin tampak menonjol

12.1 Cepat bereaksi ketika merasa terganggu

13. Suka berbagi dengan teman

14.1 Berbicara kotor di kelas
14.3 Mengamuk di kelas



Berikut ini daftar pertanyaan untuk guru :
1.      Apakah sudah lama anak ini masuk TPA disini?
2.      Bagaimana keseharian anak dalam berteman dengan teman-temannya di TPA?
3.      Apakah anak memiliki banyak gerak dan sulit dikendalikan?
4.      Apakah anak ini sering membuat kegaduhan di TPA?
5.      Bagaimana respon anak ketika diberi perintah/ tugas?
6.      Bagaimana respon anak ketika diberi pembelajaran di TPA?
7.      Apakah anak ini sering izin meninggalkan pembelajaran, adakah alasan atau tujuannya?
8.      Apakah anak dapat mengikuti pelajaran di TPA dengan baik?
9.      Apakah siswa ini rajin masuk TPA?
10.  Pernahkah tindakan siswa yang merugikan orang lain dilakukan di TPA?
11.  Bagaimana tanggapan guru tentang keseharian anak di TPA, wajar atau tidak wajar?

Berikut ini pertanyaan untuk teman subyek :
1.    Bagaimana sikap subyek selama berteman ?

D.   Pengamatan
Pengamatan terhadap subyek dilakukan dalam kurun waktu satu jam dan didukung dengan informasi dari guru dan teman-teman subyek. Suasana TPA belum terkondisi dengan baik karena jumlah guru tidak seimbang dengan banyaknya jumlah murid, sehingga masih banyak siswa yang ribut dan ramai sendiri jika tidak ada guru yang mendekati untuk mengajar.
Saat pertama kali melihat subyek, subyek dengan sisa makeup kartini’s day. Subyek menyapa guru yang menjadi salah satu observer dengan semangat. Saat TPA dimulai subyek duduk lesehan dimeja dengan beberapa temannya namun saat itu tidak ada guru yang menunggui. Ketika salah satu teman subyek pindah dari tempat duduk, subyek tetap duduk di mejanya sendirian dia seperti gelisah ditunjukkan dengan suka mengetuk-ngetuk meja, melamun,  atau melihat teman-temannya yang sibuk dengan tugas yang diberikan guru. Saat guru mendekati subyek untuk memberikan tugas, subyek hanya diam saja, tidak mau memperdulikan pelajaran / tugas yang akan diberikan guru dan bertindak sesuai keinginannya sendiri. Ketika subyek mulai bosan, subyek berdiri, lalu ikut bercanda dengan teman lainnya. Subyek sangat keras kepala, jika dia tidak mau, maka dia akan diam dan tidak memperdulikan yang lainnya, bahkan subyek berani membantah apa yang dikatakan guru tanpa rasa takut. Saat subyek ditanya, kok TPA memakai lipstik dan eyeliner dan temannya bilang kalau subyek menor, subyek langsung pindah tempat. Senang mengajak ngobrol teman, walaupun temannya sedang sibuk dengan tugas yang diberikan guru. Ketika ada sedikit keramaian subyek langsung menengok kearah keramaian.
Hasil wawancara dengan guru, subyek mengikuti kegiatan TPA di masjid jami’ Al-Hidayah sudah cukup lama. Guru-guru sudah hafal dengan karakter subyek. Subyek merupakan anak yang aktif bahkan cerewet saat sedang pelajaran. Kadang saking cerewetnya subyek, membuat gaduh suasana TPA. Subyek masih merespon apa yang dikatakan guru, namun saat guru memperhatikan yang lain subyek suka membantah apa yang dikatakan guru. Subyek merupakan anak yang rajin karena subyek rutin berangkat TPA jika tidak ada halangan, selain itu subyek juga subyek bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Guru mengatakan bahwa perilaku subyek merupakan perilaku yang masih dalam batas normal karena perilaku tersebut masih bisa dikotrol.
Beberapa hal yang bisa diamati dari subyek adalah orang yang cerewet, tidak suka disuruh, aktif, tidak mau mengerjakan tugas dan mendengarkan pelajaran dari guru, selain itu subyek juga sering membantah saat guru menyuruh subyek mengerjakan sesuatu.
Dalam pengamatan ini, penulis menggunakan instrumen yang telah dibuat dengan indikator menurut Coleman ( 1988 ) yang didukung dari pendapat ahli lain & DSM V. Pengamatan pada subyek dilakukan dalam waktu satu jam, beberapa gejala yang dilakukan subyek pada waktu itu dicurigai hiperaktif, namun belum terbukti. Sehingga dibutuhkan instrumen agar mampu menentukan berapa gejala yang mampu membuktikan bahwa subyek termasuk anak hiperaktif.

KESIMPULAN
Dari instrumen identifikasi ada 13 butir indikator ya ( positif hiperaktif ), 16 butir indikator tidak ( negatif hiperaktif ), dan 1 butir indikator yang tidak dijawab yaitu bergerak berlebihan selama tidur, butir indikator ini tidak bisa dijawab karena pengamatan terbatas pada waktu dan tempat. Menurut perhitungan anak positif hiperaktif jika 50% > dari 30 butir indikator terjawab ya.
Dari pengamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa subyek E.N bukan termasuk anak hiperaktif, didukung dari hasil wawancara dengan guru yaitu anak mampu memperhatikan pelajaran, namun ketika disuruh anak sering membantah. Mungkin pada saat dilakukan pengamatan anak sedang mengalami masalah tertentu sehingga anak tidak memperhatikan pelajaran. Selain itu perilaku kacau subyek tersebut terjadi karena tidak ada guru yang memperhatikannya, dan perilaku tersebut ditunjukkan untuk mencari perhatian guru. Subyek mengganggu teman karena teman tersebut telah mengambil barangnya.
Jadi dari beberapa informasi dari hasil wawancara dengan guru, Subyek dapat termasuk pada perilaku overactivity. Perilaku overactivity adalah aktivitas yang berlebihan, namun masih bisa terkontrol dan perilaku tersebut terjadi karena ada alasan dan tujuan yang mendasari subyek untuk berperilaku overactivity.










DAFTAR PUSTAKA
Suharmini, Tin.2005. Penanganan Anak Hiperaktif. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Derektorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan Dan Ketenagaan Perguruan Tinggi. Jakarta



















INSTRUMEN IDENTIFIKASI ANAK HIPERAKTIF
Nama Anak:___________
Nama tester:___________
Aspek
Indikator
Butir Indikator
Ya
Tidak
Hiperaktif
1.    Sulit untuk berkonsentrasi

2.    Waktu memperhatikan pendek


3.    Mengganggu




4.    Kontrol perilaku  rendah



5.    Bersikap Keras Kepala

6.    Menentang Otoritas



7.    Depresi


8.    Sosial Emosi tidak masak

9.    Mudah Frustasi


10.  Agresif

11.  Nampak Giat dan Semangat


12.  Cepat Bereaksi


13.  Menyenangkan masyarakat
14.  Lupa sekitarnya
1.1 Sering mengetuk-ngetukmeja
1.2 Susah menangkap pelajaran

2.1 Sering mengajak ngobrol    
      teman
2.2 Berbicara terus menerus
2.3 Sering melamun

3.3 Bertindak semaunya
3.2 Sering mengganggu teman
3.3 Sering mencari perhatian
3.4 Sering membuat kekacauan

4.1 Aktivitas berlebihan
4.2 Sering berlari-lari
4.3 Bergerak berlebihan selama tidur

5.1 Keras kepala


6.1 Sering melanggar peraturan
6.2 Suka membantah guru
6.3 Sering membolos
6.4 Sering terlambat

7.1 Gelisah
7.2 Cemas


8.1 Mudah tersinggung
8.2 Mudah marah

9.1 Mudah putus asa
9.2 Sering Mengeluh

10.1 Agresif

11.1 Berbicara berlebihan
11.2 Selalu ingin tampak menonjol

12.1 Cepat bereaksi ketika merasa terganggu

13. Suka berbagi dengan teman

14.1 Berbicara kotor di kelas
14.3 Mengamuk di kelas












DAFTAR PERTANYAAN KEPADA GURU
Nama Guru : ____________________
Daftar pertanyaan kepada guru :
1.         Apakah sudah lama anak ini masuk TPA disini?
Jawab : ___________________________________________________________
2.         Bagaimana keseharian anak dalam berteman dengan teman-temannya di TPA?
Jawab : ___________________________________________________________
3.         Apakah anak memiliki banyak gerak dan sulit dikendalikan?
Jawab : _____________________________________________________________
4.         Apakah anak ini sering membuat kegaduhan di TPA?
Jawab : ______________________________________________________________
5.         Bagaimana respon anak ketika diberi perintah/ tugas?
Jawab : _______________________________________________________________
6.         Bagaimana respon anak ketika diberi pembelajaran di TPA?
Jawab : ________________________________________________________________
7.         Apakah anak ini sering izin meninggalkan pembelajaran, adakah alasan atau tujuannya?
Jawab ; ________________________________________________________________
8.         Apakah anak dapat mengikuti pelajaran di TPA dengan baik?
Jawab : ________________________________________________________________
9.         Apakah siswa ini rajin masuk TPA?
Jawab : ________________________________________________________________
10.       Pernahkah tindakan siswa yang merugikan orang lain dilakukan di TPA?
Jawab : _________________________________________________________________
11.       Bagaimana tanggapan guru tentang keseharian anak di TPA, wajar atau tidak wajar?
Jawab : __________________________________________________________________

PERTANYAAN UNTUK TEMAN SUBYEK

1.                  Bagaimana sikap subyek selama berteman ?
Jawab : __________________________________________________________________