Wednesday, June 27, 2012

MEDIA BENDA NYATA UNTUK PENYELESAIAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA DISKALKULIA


Anak kesulitan belajar yaitu anak yang secara nyata mengalami
kesulitan dalam tugas-tugas akademik khusus maupun umum baik disebabkan
oleh adanya disfungsi neurologis, proses psikologis dasar maupun sebabsebab
lain seperti pembelajaran yang tidak tepat (Yusuf, 2005 : 59). Kesulitan
belajar diklasifikasikan ke dalam dua kelompok. (1) Kesulitan belajar yang
berhubungan dengan perkembangan, yang mencakup gangguan motorik dan
persepsi, kesulitan bahasa dan komunikasi, dan kesulitan belajar dalam
penyesuaian perilaku sosial. (2) Kesulitan belajar akademik, menunjuk pada
adanya kegagalan-kegagalan pencapaian prestasi akademik yang sesuai
dengan kapasitas yang digharapkan. Kegagalan tersebut mencakup
penguasaan keterampilan dalam membaca, menulis dan/atau berhitung.
Anak yang mengalami kesulitan membaca dan menilis dapat
menyebabkan kesulitan belajar berhitung. Salah satu kesulitan belajar
akademik adalah kesulitan belajar berhitung disebut juga diskalkulia, kesulitan
belajar berhitung sebaiknya dideteksi dan ditangani sejak dini agar tidak
menimbulkan kesulitan bagi anak untuk mempelajari berbagai hal dalam
kehidupannya.

Instrumen Asesmen Anak Tunanetra


INFORMASI PERKEMBANGAN ANAK TUNANETRA
(Diisi oleh Orang tua)

Petunjuk :
Isilah daftar berikut pada kolom yang tersedia sesuai dengan kondisi anak yang sebenarnya. Jika ada yang kurang jelas, konsultasikan kepada guru kelas tempat anak Bapak/Ibu bersekolah.

A. Identitas Anak :
1.         Nama                                             : ..............................................
2.         Tempat dan tanggal lahir/umur                    : ..............................................
3.         Jenis kelamin                                  : ..............................................
4.         Agama                                            : ..............................................
5.         Status anak                                     : ..............................................
6.         Anak ke dari jumlah saudara              : ..............................................
7.         Nama sekolah                                  : ..............................................
8.         Kelas                                              : ..............................................
9.         Alamat                                           : ..............................................

Contoh RPP : Life Skill


Mata Pelajaran                   : LifeSkill
Kelas                                  : TK
Pertemuan Ke                    : 1
Alokasi Waktu                     : 1x60 menit

Analisis Ilmiah Artikel Anak Tunarungu smtr 2


ANALISIS ILMIAH ARTIKEL ANAK TUNARUNGU
Disusun guna memenuhi tugas Mata Kuliah Ortopedhagogik Anak Tunarungu
Yang diampu Dosen Priyono, M. Si.

Tuesday, June 5, 2012

Makalah Hambatan perkembangan dan stimulasi Anak Tunarungu

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang Masalah
Pada manusia, perkembangan yang paling menarik untuk diamati ialah pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada seorang anak. Di mana proses tumbuh dan kembang ini berlangsung terus menerus sejak masa konsepsi hingga masa remaja.
Perkembangan ialah pada perubahan biologis, kognitif, dan sosio-emosional yang dimulai sejak lahir hingga akhir usia. Perkembangan diartikan sebagai bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, berbicara atau berbahasa, serta kemampuan sosialisasi. Perkembangan adalah bertambah pintarnya kemampuan sel-sel.
Namun saat perkembangan itu terhambat akan muncul hambatan-hambatan yang mengganggu tumbuh kembang seorang anak. Seorang anak normal saja bila perkembangannya terhambat akan muncul berbagai masalah. Apalagi kalau anak tunarungu pasti akan lebih banyak muncul masalah dalam perkembangannya.
Maka dari itu diperlukan stimulasi-stimulasi yang tepat untuk menghilangkan hambatan-hambatan perkembangan seorang anak. Paling tidak dapat mengurangi efek dari hambatan – hambatan perkembangan anak tersebut.

Individu Penyandang Cacat Fisik, Cacat Kesehatan, Dan Cacat Terkait Insiden Rendah


A.   Cerita Natalie
Natalie merupakan salah satu orang yang mempunyai ketidakmampuan secara fisik dan kesehatan berat. Ia adalah salah satu dari sekian banyak jenis ketidakmampuan fisik yaitu cerebral palsy. Berdasar cerita natalie dapat diambil kesimpulan bahwa karakteristik cerebral palsy dapat ditandai dengan beberapa ciri diantaranya :
1. Dari segi fisik
-          Lumpuh kejang parah dan athetoid
-          Leher lemah untuk menyangga kepala
-          Terbatasnya gangguan fungsi kedua tangan
-          Ketajaman penglihatan yang lemah
2. Dari segi kemampuan bahasa :
        -      kurangnya kemampuan bahasa seperti anak lainnya
3. Dari segi intelegensi
        -      IQ 65 (intelegensi rendah)
4. Dari segi kesehatan

Sunday, June 3, 2012

Tugas MK : Anak Berkesulitan belajar [ Learning disabilities ]


A.    Pengertian Anak LD (Learning Disabilities )
Anak LD ( Learning Disabilities ) adalah individu yang dalam perkembangannya mengalami gangguan dalam satu atau lebih proses psikologis dasar, disfungsi sistem neurologis, atau gangguan minimal pada sistem syaraf pusat yang berpusat diotak, sehingga tampil dalam gangguan nyata dalam bentuk kesulitan mendengarkan, berfikir, berbicara, membaca, menulis, berhitung, atau keterampilan sosial. Tidak termasuk kelompok ini adalah mereka yang mengalami kesulitan belajar karena hambatan dalam penglihatan, pendengaran, motorik, keterbelakangan mental, gangguan emosional atau karena kemiskinan, lingkungan, budaya, dan ekonomi sebagai penyebab utama tetapi dapat muncul secara bersamaan. Akibat gangguan tersebut dapat berdampak luas pada kehidupan psikologis, pendidikan, sosial atau dalam kehidupan sehari-hari.
B.     Characteristics Individu LD ( Learning Disabilities )
1.      Hiperaktif adalah gangguan tingkah laku yang tidak normal yang disebabkan disfungsi neurologia dengan gejala utama tidak mampu memusatkan perhatian. Begitu pula anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian. Gangguan ini disebabkan kerusakan kecil pada system saraf pusat dan otak sehingga rentang konsentrasi penderita menjadi sangat pendek dan sulit dikendalikan. Penyebab lainnya dikarenakan temperamen bawaan, pengaruh lingkungan, malfungsi otak, serta epilepsi. Atau bisa juga karena gangguan di kepala seperti geger otak, trauma kepala karena persalinan sulit atau pernah terbentur, infeksi, keracunan, gizi buruk, dan alergi makanan.
Contoh :
-          sukar mengontrol aktivitas motorik dan selalu bergerak/menggerakkan sesuatu (tidak bisa diam)
-          berpindah-pindah dari satu tugas ke tugas berikutnya tanpa menyelesaikan terlebih dahulu
-          impulsif